Mengungkap Batik bersama Kampung Batik Laweyan

UNESCO memasukkan batik sebagai salah satu warisan budaya ciptaan manusia dari Indonesia. Setelahnya, bangsa ini seperti tersadar bahwa batik perlu dilestarikan. Gerakan pelestarian batik dapat dilihat dari peraturan dan himbauan di banyak instansi, kantor, dan tempat lain untuk mengenakan batik di hari tertentu. Terutama di Kampung Batik Laweyan.

Semua informasi di atas adalah cuplikan dari trailer film dokumenter yang mengupas sisi lain dari batik. Video selengkapnya dapat ditonton melalui link berikut ini

Solo memiliki banyak pengrajin batik dan mereka membuat sebuah wilayah sendiri yang disebut dengan kampung batik. Laweyan adalah salah satu kampung wisata yang menyajikan batik-batik otentik khas Solo. Di kampung ini ada banyak sekali rumah-rumah batik yang menyajikan batik yang dihasilkan dari industri rumahan mereka.

Menariknya, dalam video trailer untuk film dokumenter yang menceritakan tentang sisi lain batik di kampung ini juga menyajikan proses produksi yang dijalankan oleh setiap pemilik rumah. Kampung batik Laweyan ini memiliki arsitektur Jawa – Belanda atau yang dikenal dengan indische.

Video dengan judul “Film Dokumenter (Trailer): SISI LAIN BATIK Kampoeng Batik Laweyan, SOLO” ini diunggah oleh akun Dio Mairizki pada September 2013 lalu. Hingga saat ini video ini telah berhasil ditonton oleh lebih dari 1,800 penonton di Youtube. Film dokumenter tentang batik dan pengaruh kapitalisme ini mengajak kita untuk merenung kembali. Penasaran? Tonton videonya ya…