Jangan Terpaku Pada Kalimat “Happily Ever After”

Kalimat “happily ever after” ada di hampir semua dongeng klasik internasional, seperti Snow White. Di cerita itu, Snow White bertemu dengan pangeran pujaan dan mereka hidup bahagia selamanya dalam ikatan pernikahan.

Banyak orang yang kemudian menyerap kata-kata itu dan berpikir bahwa, jika sudah sampai ke gerbang pernikahan, akan hidup bahagia selamanya. Pada akhirnya, banyak orang yang terkaget-kaget ketika menjalani pernikahan, kenyataannya tidak sama dengan yang ada di cerita Snow White.

Pernikahan bukan akhir segalanya, tapi justru awal segalanya. Dalam kehidupan berumah tangga, kamu akan dihadapi pada kenyataan yang seakan-akan isinya hanya tanggung jawab semua. Banyak pengeluaran rumah tangga yang harus kamu tanggung bersama pasangan. Banyak masalah yang membutuhkan pemikiran demi memperoleh solusi yang membuat nyaman bagi kedua belah pihak.

Meskipun banyak perjuangannya, kamu tidak perlu takut menikah. Menikah itu indah. Berumah tangga itu asyik dan menyenangkan. Kamu akan punya teman “sehidup semati” yang bisa diajak berdiskusi soal apa saja. Kamu akan dapat partner hidup yang bisa diajak mencari jalan keluar atas semua masalah yang terjadi.

Pernikahan memang tidak selalu “happily ever after”. Akan ada banyak batu sandungan. Kamu jangan kaget kalau suatu saat nanti menemukan banyak hal yang harus diselesaikan. Tapi, tidak perlu takut juga untuk menjalaninya. Sebab, di balik semua tanggung jawab dan masalah yang menguras perasaan, ada reward besar yang bisa kamu dapat, yaitu pahala dari Tuhan.

Sebaiknya, kamu menyiapkan mental dari sekarang, dan bersiap menghadapi apapun yang terjadi.