Mulai Sekarang, Tempatkan Kesehatan di Atas Kecantikan

Mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki, banyak tawaran ……

Jadi perempuan memang asyik. Banyak hal bisa dilakukan dan itu membuat duniamu, dunia cewek, menjadi berwarna-warni. Lihat saja dalam soal penampilan. Mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki, banyak tawaran menggiurkan untuk menjadi tampil cantik.

Mau rambut gaya apa? Lurus halus tanpa cela?

Bisa.

Ikal cantik dan memukau?

Oke banget!

Keriting bak gelombang di pantai?

Kenapa tidak?

Perempuan itu banyak pilihan. Soal pakaian juga begitu. Kamu bebas bergaya seperti yang kamu inginkan. Pokoknya, bebas berekspresi sesuai jiwa kamu.

Saking banyaknya pilihan untuk cantik, tak jarang kamu jadi sibuk urusan mempercantik diri. Bahkan, terlalu sibuk, sampai-sampai hal lain kadang-kadang terlupakan.

Soal kesehatan, misalnya.

Kamu senang merawat diri di salon selama berjam-jam. Creambath, menikur-pedikur, luluran. Semua kamu lakukan dengan senang hati. Sekarang, apakah kamu juga sudah memikirkan olahraga demi kesehatan?

Kamu rela waktumu habis di salon. Sudahkah kamu meluangkan waktu untuk menyehatkan badan?

Kamu ikhlas uangmu habis untuk perawatan diri. Tapi, apakah ikhlas juga kalau uangmu digunakan untuk periksa kadar gula darah, cek kolesterol, dan tes asam urat, untuk mengontrol kesehatan?

Pepaya dan bengkoang lebih banyak kamu oles ke kulit muka sebagai masker agar kulit wajah tetap cantik. Tapi kamu sering lupa memakan buah-buahan itu untuk menjaga kesehatan dari dalam.

Banyak perempuan masih menempatkan kecantikan di atas kesehatan. Tampil cantik boleh saja, asalkan tetap menjaga kesehatan. Sebab, kesehatan itu penting agar tetap bisa menjalankan aktivitas. Kalau kamu cantik tapi nggak bisa bebas menjalankan aktivitas, sayang sekali.

Usia yang semakin bertambah, sudah pantas jika lebih memikirkan kesehatan. Tempatkan kesehatan di atas kecantikan. Kesehatan itu investasi jangka panjang yang harus dirintis sejak sekarang.

Jadi perempuan yang sehat sekaligus cantik, siapa yang tidak mau, sih?