Belajar dari Orang Lain, Mengapa Harus Gengsi?

Kamu suka nggak menyadari bahwa sikap gengsi itu merugikan.

Gengsi itu, meurutmu, adalah sikap yang mungkin akan menurunkan derajat. Kadang-kadang malah kamu merasa kedudukanmu sudah lebih tinggi, sehingga malas banget kalau harus belajar dari orang lain.

Ya, rahasia sukses belajar apapun adalah kamu harus belajar dari orang lain.

Merasa kedudukan lebih tinggi itu bisa bermacam-macam. Merasa sudah lebih lama memelajari sesuatu hal, merasa lebih tua dari segi usia, merasa lebih senior.

Seharusnya mereka dong, yang belajar dari aku.

Mungkin begitulah yang ada di benakmu.

Sebetulnya, sikap-sikap itu mungkin bukan menuntunmu ke arah kesuksesan, tapi sebaliknya, justru akan membawamu kembali ke belakang.

Coba saja kamu renungkan hal ini:

Kamu sudah lebih lama belajar tentang sesuatu, tapi dia yang baru belajar sebentar mungkin punya metode baru yang lebih efektif.

Kamu yang sudah lebih tua dari segi usia, mungkin juga tidak lebih matang dari dia yang usianya lebih muda. Sebab, pengalaman hidup orang berbeda-beda. Bisa saja yang lebih muda justru punya pengalaman lebih dalam.

Ada bocoran, salah satu kunci sukses adalah mau belajar dari orang lain, siapa pun dia. Jangan dilihat siapa dia, tetapi lihatlah apa yang disampaikan. Mengambil ilmu itu dari mana saja.

Bahkan, banyak orangtua yang merasa bahwa dia banyak belajar tentang segala macam dari anak. Pelajaran tentang kesabaran, ketekunan, kasih sayang dari anak, yang didapat dari kegiatan sehari-hari saat mengasuh anak.

Ada juga guru yang banyak belajar dari murid-muridnya di sekolah. Melalui murid lah sang guru mendapat banyak ilmu.

Ambil ilmu dari siapa saja. Gunakan yang baik-baik, dan terapkan dalam kehidupanmu. Kalau kamu tidak gengsi mengambil ilmu dari orang-orang di sekitarmu, bersiap-siaplah. Karena, kesuksesan mungkin bisa datang lebih cepat daripada yang kamu kira.