Nasi Goreng Bola-Bola

Tahukah anda mengenai nasi goreng bola-bola? Makanan yang unik ini dapat menjadi pilihan makan yang menarik bagi anda dan keluarga.

Nasi goreng pastinya bukan suatu hal yang asing bagi masyarakat Indonesia. Sajian masakan yang enak dan dapat dipadukan dengan berbagai tambahan lauk seperti daging atau telur ini sering disajikan sebagai makanan sarapan pagi yang enak.

Nasi goreng bola-bola adalah makanan olahan yang dibuat dalam bentuk yang unik dan lebih menarik sehingga akan lebih menggugah selera makan.

Nasi goreng jenis ini dapat dikombinasikan dengan berbagai tambahan bahan pelengkap seperti misalnya daging sapi, daging ayam, sosis sapi, sosis ayam, telur, udang, ikan, cumi dan lain sebagainya. Cara membuatnya juga sangat mudah.

Anda hanya perlu membuat nasi goreng seperti biasanya dan dapat ditambahkan juga dengan jagung manis agar lebih menggugah selera. Setelah matang, ambil sedikit nasinya dan anda bentuk hingga bulat serta diisi dengan tambahan pelengkap.

Setelah itu, hasil kepalan tadi, anda celupkan pada telur yang telah dikocok lepas sebelumnya dan anda gulingkan ke atas tepung panir yang kasar. Setelah itu goreng hingga kekuningan.

Makanan ini akan menjadi makanan berat yang unik dan dapat anda bawa ke mana mana sebagai bekal.

4 Warisan Budaya Keraton Yogyakarta

Salah satunya adalah ..

Sebagai salah satu budaya yang masih ada hingga kini, Keraton Yogyakarta memiliki banyak warisan budaya. 4 di antaranya adalah:

1. Tumplak Wajik

Tahu wajik, kan? Itu lho, makanan yang terbuat dari beras ketan dan gula kelapa. Acara ini merupakan rangkaian dari acara gerebeg. Dua hari sebelum acara gerebeg, diadakan acara pembuatan wajik. Acara ini dihadiri oleh para pembesar Keraton. Pada saat berlangsungnya acara, alunan musik terus mengalun. Alat musik yang dimainkan adalah kenthongan, lesung-alu (alat penumbuk padi), dan alat musik yang terbuat dari kayu lainnya. Unik, ya!

2. Gerebeg

Dilaksanakan untuk memperingati Maulid Nabi, Idul Fitri, dan tanggal 10 bulan bulan keduabelas pada kalender hijriah. Oleh karena itu disebut Grebeg Mulud dan Grebeg Besar. Pada upacara ini dibuat pareden kakung dan pareden estri, yaitu gunungan yang terbuat dari wajik yang sudah dibuat pada saat Tumplak Wajik. Tujuan dari upacara ini adalah pemberian sedekah atas rasa syukur pihak Keraton kepada Tuhan YME.

3. Sekaten

Yaitu perayaan peringatan kelahiran Nabi Muhammad Saw. Upacara ini dilaksanakan selama satu minggu. Alat-alat musik dari Keraton dikeluarkan untuk menghibur masyarakat dan sebagai penanda dimulainya Sekaten. Alat-alat musik tersebut adalah Gamelan Sekati, KK Guntur Madu, KK Nagawilaga. Selain itu juga diselenggarakan pasar malam selama sebulan, sebelum perayaan Sekaten.

4. Siraman Pusaka

Upacara ini tertutup, hanya bagi keluarga kerajaan. Yaitu upacara pencucian benda-benda pusaka yang ada di Keraton, seperti keris dan kereta kuda. Acara ini diadakan setiap bulan Suro dalam penanggalan Jawa.

Keempat upacara tersebut menjadi warisan budaya yang sangat menarik untuk disaksikan.

 

Inilah Saat-saat Ketika Gunung Lokon Sulawesi Utara Mengamuk

Letusan itu mengakibatkan …

Bila sedang berwisata di Sulawesi Utara, sempatkanlah menikmati keindahan gunung Lokon walaupun dari kejauhan. Panoramanya begitu indah ditambah dengan perkebunan sayur mayur yang terhampar subur di perbukitan sekitarnya.

Video diatas memperlihatkan letusan gunung Lokon yang diambil warga sekitar. Hasilnya membentuk awan letusan yang cukup besar tetapi ternyata cukup indah ketika diamati dari kejauhan.

Video diambil pada Jum’at 21 September 2012 dari depan kantor/ studio Ralfm Manado diatas gunung potong Sindulang Tuminting Manado, Sulawesi Utara Indonesia.

Gunung Lokon sendiri adalah sebuah gunung yang berada di dekat Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara. Ketinggian gunung ini adalah 1.580 m dari permukaan laut.

Dan berikut adalah foto foto keindahannya gunung Lokon ketika tidak meletus

gunung lokon photo

Photo by andriyani widyaningtyasAll Rights Reserved

gunung lokon photo

Photo by yemariaAll Rights Reserved

gunung lokon photo

Photo by yemariaAll Rights Reserved

gunung lokon photo

Photo by Sinisa78All Rights Reserved

gunung lokon photo

Photo by planetvielfaltAll Rights Reserved

gunung lokon photo

Photo by andriyani widyaningtyasAll Rights Reserved

gunung lokon photo

Photo by andriyani widyaningtyasAll Rights Reserved

gunung lokon photo

Photo by andriyani widyaningtyasAll Rights Reserved

gunung lokon photo

Photo by Joudy MAll Rights Reserved

gunung lokon photo

Photo by Joudy MAll Rights Reserved

gunung lokon photo

Photo by hshdudeAll Rights Reserved

gunung lokon photo

Photo by leivischem [federleicht]All Rights Reserved

gunung lokon photo

Photo by bartholoAttribution-NonCommercial-ShareAlike License

gunung lokon photo

Photo by tamtomoAll Rights Reserved